Tatkala diri berkorban ,
Hati mereka terasa dari jauh ,
Dengan rela ,
Pengorbanan tiada penghujung ,
Namun mereka alpa ,
Memandang enteng ,
Bukan terharu ,
Terus membenci ,
Sudahlah, siapa sanggup lagi ?
Jawapannya, KITA ,
Cukup tabah ,
Tapi rapuh ,
Cukup kuat ,
Tapi lemah ,
Hidup tidak mudah ,
Juga tidak susah ,
Kita berjemaah ,
Menghidupkan kehidupan ,
Aidil adha ,
Erti penuh ,
Untuk pengorbanan yang ikhlas ,
Salam untuk semua !
Hari - hari masih berlalu ,
Tidak berhenti walaupun seketika ,
Apa yang mereka tahu hanya berjalan ,
Seiring dengan masa ,
Ku ingin masa itu tiba sebelum ku pergi ,
Tapi apakan dayaku ,
Hanya mampu melihat ,
Seperti tiada apa - apa ,
Asaku tidak pernah putus ,
Semangat kian membara ,
Namun tetap sama ,
Tiada beza ,
Sesekali aku mengeluh ,
Namun mujahadah itu lebih kental ,
Terus berusaha ,
Tiada nokhtah ,
Terus, terus dan terus berjuang ,
Biar lambat tiba ,
Asalkan selamat ,
Tanpa sebarang kemungkinan ,
Yakin!
Allah itu sentiasa di sisi ,
Tidak nampak ,
Tetapi itu lah hakikatnya .
'masa lampau itu sejarah, masa hadapan itu peluang'

Subhana Allah! Sebak hati ini tatkala melihat indahnya ciptaan-Mu.
jangan menyesal, sudah berlaluBaru - baru ini, aku diberi pilihan untuk memilih antara satu. Kedua - duanya berfaedah, kedua - duanya mendatangkan kebaikan. Sangat sukar bukan untuk membuat pilihan? Kerana pada hakikatnya, kedua - dua pilihan itu mendatangkan faedah yang sama dan bukannya berbeza.
Bagi aku pilihan tetap menjadi pilihan, dan aku berhak untuk memilih. Pilih lah apa - apa pun, yang penting bukan pilihan itu, yang paling penting adalah diri kita sendiri. Semuanya bergantung pada diri sendiri.
Ya, inilah peluangnya. Inilah yang terbaik! Semoga kau terus istiqamah wahai hatiku. Aku mengharapkan rahmat dan kasih-Nya

“Daripada Aisyah r.a. katanya, Rasulullah saw. tidak pernah memilih antara dua perkara melainkan baginda akan memilih yang paling mudah antara keduanya selagi perkara itu tidak mendatangkan dosa. Jika mendatangkan dosa, baginda adalah orang yang pertama menjauhinya. Rasulullah s.a.w juga tidak pernah menuntut sesuatu perkara untuk kepentingan dirinya melainkan dilakukan untuk kesucian agama Allah, maka pembelaan yang dilakukan olehnya adalah semata-mata kerana Allah Taala.”
(Riwayat al-Bukhari dan Muslim)p/s: Ingin jadi seperti harimau bintang bersama dia. Sama - sama kita usaha menuju kejayaan. USAHA!